Monday, January 7, 2013

#7 - Kangen


Surat untuk temanku yang lebih dari sekedar teman.

Aku berada dipojok. Duduk (berusaha untuk) manis bersama kentang lima ribuan dan cola float. Aku menyapu pandangan, mengelilingi restoran cepat saji ini. Sampai akhirnya mataku enggan pindah dari dua siswa SMA diujung sana.

Mereka berdua mengenakan seragam batik. Terlihat kalau mereka berasal dari sekolah ternama. Bukan itu yang perhatikan, tapi kebersamaannya. Kamu tau? Aku merindukan kehangatan seperti yang mereka lakukan. Bermain bersama, canda tawa, saling cerita.

Hampir tiga tahun kebersamaan kita jarang lagi hadir. Aku sibuk dengan duniaku, kamu juga. Mungkin untuk soal ini, aku yang terlalu dalam terlibat di tempat yang aku sebut hutan. Tak jarang kamu kesal, marah, badmood gara-gara aku yang selalu tidak bisa kamu temui dengan alasan "maaaaf aku ada rapat jam segitu mah :(" atau "aku ada kuliah :|" daaaaaan masih banyak lagi.

Aku kangen pulang-pergi sekolah, kamu yang jalan bareng pacarmu tapi selaluuuu aku disuruh ikut, hasilnya aku seperti nyamuk. Pulang sekolah memutuskan jalan kaki demi hemat ongkos, tapi kenyataannya malah boros gara-gara mata kita ngga kuat tiap liat tukang dagang, nginep dirumah adi terus pulang2 dimarahin, kerumah bisa sampe sehari 3x, pendaftaran kuliah bareng, berantem yang ngga penting waktu kelulusan, nonton band favorit bareng. Kamu inget ngga pernah bilang gini "dulu kita bela2in banget ya nonton mocca di sabuga cuma berdua lagi. Padahal tiketnya mahal". Terus pernah bilang juga "kita nonton bangku taman pas pertama kali mereka manggung berdua ya. Terus endah n rhesa juga".

Hei gembrot, kamu tau? Ada kalanya kita berjalan bersebrangan terlebih dahulu untuk menggapai cita-cita yang kita inginkan, lalu kemudian bertemu kembali untuk saling cerita, apa dan bagaimana perjalanan kita selama ini. Selama kita tidak jalan beriringan. Nanti akan ada masa di mana aku menjadi apa dan kamu menjadi apa. Apa disini adalah sesuatu yang kita impikan.

Lebay sih, tapi emang ini yang aku rasain. Memang harusnya ada waktu sebentar untuk bertukar cerita, tapi itu yang sangat jarang. Untuk soal itu, aku sangat minta maaf.

Jangan terus bersikap kekanak-kanakan seperti sekarang ya. Masa dari SMA ngga berubah? Ini juga buat kebaikan kamu kok. Maaf kalo aku menggurui, ngga ada maksud kayak gitu. Maaf lagi ya, kalo.. Kalo.. Yaaa begitulah. Mau apapun keadaannya, kamu tetap teman baik aku. 6 tahun mungkin waktu yang cukup lama untuk sebuah pertemanan. Tapi aku ingin lebih lama lagi. Sampai nanti. Sampai aku dan kamu sudah membentuk keluarga kecil bersama lelaki impian kita masing-masing. :)




                        salam rindu,
                   Riska Herliafifah :)


#np mocca - friends

No comments:

Post a Comment