Cerita Tentang Desember

December 22, 2011

Entah kenapa bulan itu selalu ada dalam beberapa bait lagu. Seperti Efek Rumah Kaca dengan 'aku selalu suka sehabis hujan dibulan Desember' atau Mocca dengan 'i remember when we were dancing in the rain in that December' dan mungkin masih banyak lagi. Seistimewa itukah bulan Desember?

Beberapa orang pasti punya cerita tersendiri dengan bulan bontot ini, termasuk aku. Iya, sejak 7 tahun lalu aku merasa ada yang janggal dengan bulan ini. Mungkin bukan janggal, lebih tepatnya 'spesial'.

Desember 2005
Nenekku yang biasa dipanggil Uti berpulang setelah sakit yang ia derita selama satu tahun. Saat itu aku masih duduk dibangku kelas 3 SMP. Mendengar kabar duka itu membuatku hanya bisa memeluk erat boneka kesayangan sambil meneteskan air mata. Tak lama aku ada keluarga berangkat ke Subang, karena beliau berada disana.

Desember 2006
Tepat sehari sebelum hari Natal, aku mengalami kecelakaan di Subang. Kaki kananku patah karena menabrak siku sebuah tembok. Ini cerita konyol sebenarnya. Aku mengendarai sepeda motor membonceng tanteku, entah kenapa tiba-tiba aku tidak bisa mengendalikan setir, lalu menabrak tembok makam, dan itu makam nenekku. 10 hari menjalani pengobatan alternatif namun aku tak kunjung sembuh. Akhirnya ibu dan bapak memutuskan memanggil ambulans untuk membawaku ke rumah sakit Advent. Keesokan harinya aku operasi, 7 hari aku dirawat. Benar-benar nightmare before christmas.

Desember 2007
Desember tahun ini aman sepertinya. Aku tak ingat.

Desember 2008
Ahahahahahaha pertama kali menjalin sebuah hubungan spesial namun hanya berlangsung dua minggu. Dasar ababil -______-

Desember 2009
Desember ini juga aku lupa. Aman sepertinya.

Desember 2010
Ade dan yaya dirawat bersamaan. Demam berdarah kalo ngga salah. Mereka tidak dirawat dalam satu ruangan, mengingat yaya masih dibawah 10 tahun jadi dia diruang anak, dan ade diruang dewasa. Hasilnya aku harus bolak balik saat aku sendiri yang menjaga.

Desember 2011
Untuk desember ini aku rasa sangat istimewa meski masih tersisa beberapa hari. Kisah yang sangat nyinetron, gelas snoopy kesayangan pecah, laptop jatuh sampai sering nge-restart sendiri juga cajernya yang terbakar. Kecerobohan dan keanehan terjadi hingga tengah bulan ini hahahahaha.

Rentetan kejadian dibulan bontot itu bisa jadi hanya sebuah kebetulan. Tapi aku percaya bahwa tidak ada kebetulan dalam hidup. Tuhan telah merancang dengan sedemikian rupa dan kita sebagai mahluk-Nya hanya bisa menerima, jalani, bersyukur dan memberikan sedikit bumbu keluhan didalamnya.

Bagaimana nasib Desember-Desember berikutnya? Hahahahaha aku hanya bisa berdoa dan pasrah saja.
Ya, Desember memang istimewa, setidaknya untukku :)

You Might Also Like

0 komentar

Teman-teman

Popular Posts

Part of